4 WNI Terdampar di Pulau Malaysia, Empat Hari Tanpa Makanan

Bagikan Artikel

Setidaknya empat warga negara Indonesia (WNI) terdampar di Pulau Che Mat Zin, Malaysia, selama empat hari tanpa makanan usai ditipu agen sindikat penyelundupan manusia.
Direktur Badan Penegakan Maritim Selangor Malaysia (MMEA), Kapten Maritim Siva Kumar Vengadasalam, mengaku menerima laporan soal WNI ini dari tim penyelamat maritim Johor Baru (MRSC).

Berdasarkan pemeriksaan, keempat laki-laki itu merupakan warga negara Indonesia berusia 26 hingga 43 tahun.

“Mereka buruh migran gelap yang berusaha meninggalkan negara itu, tapi dibiarkan terdampar di Pulau Che Mat Zin usai ditipu agen sindikat penyelundupan migran,” kata Kumar, seperti dilansir The Star.

Ia kemudian berkata, “Mereka mencoba berenang ke Pulau Indah setelah terdampar empat hari tanpa makanan.”

Jarak dari Pulau Che ke Pulau Indah yakni sekitar 30 kilometer.

Mereka kemudian diselamatkan seorang awak kapal Port Klang saat berada di dekat Pulau Pintu Gentong. Mereka kemudian diserahkan ke Dermaga Polisi Laut Pulau Indah untuk tindakan lebih lanjut.

“Kasus ini tengah diselidiki berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Imigrasi karena [mereka] gagal menunjukkan paspor atau dokumen perjalanan kepada petugas penegak hukum,” kata dia.

CNNIndonesia.com telah menghubungi Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, dan Koordinator Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Malaysia, Yoshi Iskandar, untuk meminta konfirmasi dan menanyakan kondisi WNI ini.

Namun, Judha dan Yoshi belum memberikan respons.

Sumber cnnindonesia.com

  • Related Posts

    Migrant Care Banyuwangi Gelar Dialog Publik Bahas Pencegahan Perdagangan Orang dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

    Bagikan Artikel

    Bagikan ArtikelBerita Banyuwangi – Migrant Care Banyuwangi menggelar dialog publik bertema “Peran Masyarakat terhadap Pencegahan Perdagangan Orang untuk Menghindari Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak”, Kamis (27/11/2025), bertempat di Ruang Terbuka…

    Migrant Care Banyuwangi Gelar Musrenbang Tematik untuk Perkuat Layanan Migrasi Aman

    Bagikan Artikel

    Bagikan ArtikelBerita Banyuwangi – Migrant Care Banyuwangi menginisiasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Pekerja Migran di Havana Waterpark, Cafe & Resto Jajag, Banyuwangi, pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Banyuwangi Jadi Rujukan Nasional, Bupati Ipuk Paparkan Kiat Sukses Digitalisasi Bansos

    • By Luqman
    • Februari 4, 2026
    • 2 views
    Banyuwangi Jadi Rujukan Nasional, Bupati Ipuk Paparkan Kiat Sukses Digitalisasi Bansos

    Dinkes Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu dari Kemenkes untuk Percepat Kesembuhan Pasien TBC

    • By Luqman
    • Januari 30, 2026
    • 0 views
    Dinkes Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu dari Kemenkes untuk Percepat Kesembuhan Pasien TBC

    Pengumuman Hasil Perlinsos Digital Banyuwangi Dijadwalkan Awal Februari 2026

    • By Luqman
    • Januari 23, 2026
    • 0 views
    Pengumuman Hasil Perlinsos Digital Banyuwangi Dijadwalkan Awal Februari 2026

    Panen Raya Semangka di Lapas Banyuwangi, Wujud Pembinaan Warga Binaan dan Dukungan Ketahanan Pangan

    • By Luqman
    • Januari 17, 2026
    • 0 views
    Panen Raya Semangka di Lapas Banyuwangi, Wujud Pembinaan Warga Binaan dan Dukungan Ketahanan Pangan

    Muhasabah dan Doa Bersama Tutup Tahun 2025, Bupati Ipuk Ajak Warga Banyuwangi Kirim Doa untuk Sesama

    • By Luqman
    • Januari 2, 2026
    • 0 views
    Muhasabah dan Doa Bersama Tutup Tahun 2025, Bupati Ipuk Ajak Warga Banyuwangi Kirim Doa untuk Sesama

    Innes Aditya, Atlet Hoki Putri Banyuwangi Raih Dua Medali di SEA Games 2025 Thailand

    • By Luqman
    • Januari 1, 2026
    • 0 views
    Innes Aditya, Atlet Hoki Putri Banyuwangi Raih Dua Medali di SEA Games 2025 Thailand