14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Banyuwangi – Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, ludes dilahap si jago merah. Polisi menduga, kebakaran terjadi karena korsleting listrik di ruangan arsip berisi dokumen lama dan genset, tepatnya di bagian belakang rumah sakit.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga disebabkan hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

“Api tidak sampai menjalar ke ruang pasien, karena bangunan terpisah, berada di belakang rumah sakit. Kebakaran diduga karena korsleting listrik,” kata Nasrun kepada detikJatim, Kamis (7/4/2022).

Nasrun menyebut, kebakaran yang terjadi itu tidak sampai berpengaruh terhadap pelayanan rumah sakit.

“Para pasien yang sedang menjalani rawat inap, tetap pada posisi ruangannya, tidak sampai dievakuasi,” jelas Nasrun.

Masih Nasrun, kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.16 WIB, dengan 8 unit pemadam kebakaran (damkar). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta.

“Kerugian sekitar Rp 200 juta,” pungkas Nasrun.

Rumah sakit Bakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore Banyuwangi terbakar. Pasien dan keluarga pun panik dan meninggalkan ruangan yang berdekatan dengan ruangan yang terbakar. Tenaga kesehatan pun turut membantu evakuasi pasien.

Total ada 40 pasien yang dirawat di RS Bakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore Banyuwangi. Pasien-pasien itu pun berhamburan saat kebakaran terjadi, Kamis (7/4/2022).

“Ada sekitar 40 pasien yang ada di lokasi kebakaran,” ujar dr Syaiful, Corporate Communication RS Bakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore kepada wartawan.

Kepanikan terjadi tak hanya karena api yang membesar. Namun karena banyaknya asap yang masuk ke ruangan pasien.

“Kita prioritas evakuasi pasien,” katanya.

Ardian Fanani – detikJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *