14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Liputan6.com, Riyadh – Demi mencegah orang-orang ngebut karena bergegas pulang ke rumah untuk berbuka puasa Ramadhan 2022, sukarelawan di Riyadh, Arab Saudi membagi-bagikan paket makanan kecil untuk pengemudi kendaraan bermotor yang tidak dapat sampai rumah tepat pada waktu berbuka.

Mengutip VOA Indonesia, Jumat (8/4/2022), dengan mengenakan rompi kuning bertuliskan slogan “Makanan berbuka Anda, kami yang sediakan,” sejumlah sukarelawan muda Arab Saudi berkumpul di beberapa ruas jalan.

Mereka siap membagi-bagikan makanan kecil untuk berbuka puasa kepada para pengemudi kendaraan bermotor atau orang-orang yang lewat.

Setiap hari, mereka membagikan 600 kotak makanan atau takjil di Kota Riyadh, Jeddah dan Dammam. Tujuannya adalah meminimalkan kecelakaan mobil menjelang magrib, akibat pengendara yang ngebut agar bisa segera sampai di rumah untuk berbuka puasa.

“Kampanye kami hari ini adalah membantu mereka yang berpuasa untuk berbuka puasa. Target kampanye kami adalah mendistribusikan 200 kotak makanan per hari kepada mereka yang berlalu,” ujar salah seorang sukarelawan Saudi itu, Rami Masoud. 

“Tujuan utamanya adalah membantu orang-orang yang sedang berpuasa, agar mereka tidak mengemudikan kendaraan dengan ngebut agar tiba di rumah dengan cepat, guna mencegah terjadinya kecelakaan kendaraan bermotor pada waktu-waktu ini,” imbuh Rami Masoud.

Kampanye The Happiness of Our People

Prakarsa Ramadhan ini merupakan bagian dari kampanye yang lebih besar yang disebut The Happiness of Our People atau “Kebahagiaan Rakyat Kami”. Kegiatan ini mencakup berbagai jenis kegiatan amal yang dilakukan sepanjang tahun.

Target prakarsa ini adalah membagikan 18 ribu kotak makanan sepanjang bulan Ramadhan.


Sukarelawan Tahun Sebelumnya

Tidak sedikit di antara sukarelawan itu yang pernah melakukan kegiatan serupa. Satu di antara mereka adalah Sager al Anzan.

“Saya menjadi sukarelawan di sini untuk membagi-bagikan makanan kepada orang-orang yang berpuasa di jalan,” ucap Sager.

“Sejujurnya, ini hal yang baik dan membuat saya bahagia. Saya berpartisipasi dalam kegiatan serupa tahun lalu dan rasanya menyenangkan sekali. Jadi saya putuskan untuk melakukannya lagi tahun ini dan pada tahun-tahun mendatang,” tegas Sager.

Al Anzan mengatakan, dengan melakukan kegiatan seperti ini, seseorang bisa mendapatkan pahala dari Allah.

“Ini juga membuat orang bahagia dan membuat mereka bersabar, tidak perlu terburu-buru untuk sampai ke rumah, jelasnya lagi.”

Ramadhan 2022 dimulai pada awal April tahun ini. Lebih dari satu miliar Muslim akan mulai menjalankan puasa selama sebulan di siang hari.

Bulan suci Ramadhan dimulai kira-kira dua minggu lebih awal setiap tahun dan, untuk separuh dunia, Bulan akan menjauh dari hari-hari musim panas yang lebih panjang dan lebih panas menuju musim dingin yang lebih pendek dan lebih dingin.

Sumber:Liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *