14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan program mudik gratis Lebaran 2022 belum bisa dipastikan, sebab  tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2022.

“Kami sadar mudik tidak lagi dilarang, tetapi tahun lalu tanpa mengetahui apakah tahun ini kondisi COVID-19 masih memungkinkan atau tidak, sehingga program ini belum dimasukkan di anggaran APBD Jatim,” ujarnya, Kamis (8/4/2022), dikutip dari Antara.

Digelar atau tidaknya mudik gratis, kata Emil, juga menunggu partisipasi dari berbagai entitas yang bisa memungkinkan melakukan program tersebut, namun dengan skalanya tidak semasif biasanya.

Mengenai antisipasi meningkatnya arus mudik lebaran tahun ini, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut mengatakan setiap tahun terdapat posko mudik di sejumlah titik.

Pada mudik kali ini ada kewajiban vaksin lengkap atau booster bagi para pemudik, termasuk kebijakan pemberlakuan tes COVID-19 berupa PCR bagi penerima sekali vaksin dan tes antigen bagi penerima dua kali vaksin.

“Kemudian informasi yang kami dapat dari polda, misalnya adalah melakukan cek poin.Tidak semuanya disekat, tetapi sampling, yang tujuannya memastikan bahwa sudah terpenuhi persyaratan dan sebagainya untuk pemudik,” ucapnya.

Terkait titik-titik keramaian seperti tempat wisata dan lainnya agar harus dipastikan tidak terlalu penuh dan sesuai standar peraturan protokol kesehatan.

Sumber :liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *