17 Juli 2024
Bagikan Artikel

Banyuwangi – Meski bulan Ramadan, tak menyurutkan warga tetap donor darah. Tak hanya dilakukan PMI, donor darah juga dilakukan dengan swadaya oleh seorang dokter di Banyuwangi.
Seperti kegiatan donor darah swadaya yang digagas oleh dr Khusnul Imamah, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Minggu (10/4/2022).

Sejak dibuka mulai pukul 16.00 WIB pendonor dari berbagai wilayah di Banyuwangi terus berdatangan mendaftarkan diri mendonorkan darahnya. Bahkan saat menjelang buka puasa, pendonor semakin bertambah.

Seperti biasa, sebelum melakukan kegiatan donor darah calon pendonor harus mengikuti protokol kesehatan, yaitu membasuh tangan pakai hand sanitizer dan wajib bermasker.

Edy Santoso (43) salah seorang pendonor mengatakan, melakukan donor darah saat berpuasa selain menyehatkan juga tidak membatalkan puasa.

“Saya puasa tetap donor, karena tidak membatalkan puasa. Donor saat puasa malah kondisi saya lebih fit, nggak loyo,” katanya kepada wartawan.

Sementara dr Khusnul Imamah menyebutkan, melaksanakan kegiatan donor saat bulan suci Ramadhan, karena pada momentum bulan yang penuh berkah ini dirinya ingin mengajak semua orang untuk berbuat kebaikan.

“Ini kan bulan puasa, bulan yang penuh berkah, kita mengajak semua orang untuk menyumbangkan darahnya bagi orang yang membutuhkan, InsyaAllah pahalanya dobel,” sebutnya.

Baca juga:
Satgas COVID-19 Banyuwangi Gelar Vaksinasi di Ponpes Hingga Masjid
“Donor darah di bulan puasa tidak membatalkan puasa, jadi tidak usah khawatir, karena ini tidak membatlkan buasa,” imbuhnya.

Dokter yang keseharianya berdinas di RS Al-Huda Genteng ini menambahkan, kegiatan yang sudah berlangsung hampir dua tahun dan dilaksanakan setiap dua bulan sekali ini berkerjasama dengan PMI Cabang Banyuwangi.

Kegiatan pada bulan Ramadhan tahun ini PMI Cabang Banyuwangi telah menyiapkan sekitar 150 kantong darah. Namun diluar dugaan, meski bulan puasa antusias pendonor justru semakin meningkat.

“Ini kegiatan pertama kali di bulan puasa tahun ini, jadwal dari PMI Banyuwangi diawali jam 16.00 sore. PMI menyediakan 150 kantong darah, mudah-mudahan semuanya terpakai. Saya juga nggak menduga, biasanya bulan puasa mereka kan enggan donor, tapi ternyata lebih banyak,” ucapnya.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap para pendonor setia, panitia menyiapkan aneka souvenir menarik dan kaos bagi mereka yang sudah mengikuti donor darah hingga 7 kali. Tak hanya itu, karena kegiatan dilaksanakan tepat pada bulan puasa, panitia juga menyediakan ratusan nasi kotak dan takjil untuk dibagikan kepada pendonor dan warga sekitar sebagai menu buka puasa.

sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *