18 Juli 2024
Bagikan Artikel

Mekkah, Arab Saudi – Kerajaan Arab Saudi menetapkan porsi utama sebesar 85 persen dari total 1 juta jemaah haji yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tahun ini. Jamaah haji domestik yang diizinkan beribadah haji sebesar 15 persen dari total peziarah, demikian informasi dari Saudi Gazette, Selasa (12/4/2022)

Dengan demikian, jumlah yang dialokasikan untuk jemaah haji domestik tidak akan melebihi 150.000, sedangkan jumlah peziarah dari luar Kerajaan akan mencapai 850.000.

Keputusan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada jamaah haji dari seluruh dunia untuk melakukan ibadah haji secara maksimal setelah dua tahun mereka tak diizinkan berhaji akibat pandemi Covid-19.

Meski demikian, selama tahun 2020-2021 hanya sejumlah kecil jemaah  domestik yang diizinkan untuk melakukan haji.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi baru-baru ini mengumumkan bahwa jumlah total satu juta jemaah haji domestik dan asing akan diizinkan untuk melakukan haji tahun ini. Ini akan sesuai dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara dan setelah mempertimbangkan rekomendasi dari otoritas kesehatan.

Kementerian telah mengklarifikasi bahwa haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi Covid-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Saudi.

Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sejak keberangkatan ke Arab Saudi.

Kementerian telah menginstruksikan bahwa semua jemaah harus mengikuti instruksi kesehatan dan mematuhi tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan mereka saat melakukan ritual

Sumber tvonenews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *