18 Juli 2024
Bagikan Artikel

Tak terasa bulan Ramadhan 1443 Hijriah pada hari ini telah memasuki hari ke-11. Artinya, kini Ramadhan telah memasuki 10 hari kedua.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH. M Cholil Nafis mengingatkan bahwa pada setiap 10 hari di awal, tengah dan akhir sebaiknya setiap umat Islam memaksimalkan untuk mendapatkan rahmatNya.

“Ya kita masimalkan untuk mendapat rahmatNya, maghfirah dan pembebasan dari api neraka. Pembagian 10 pertama rahmat dan 10 kedua magfirah sedangkan 10 yang ketiga pembebasan dari api neraka itu hadits dha’if,’ ujar Cholil ketika dihubungi oleh tim tvOnenews.com pada Rabu (13/4/2022).

Hal tersebut dikatakan oleh Cholil berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dimana Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadhan adalah rahmah, pertengahannya maghfirah dan akhirnya itqum minan nar.”

Oleh karena itu sebaiknya umat Islam berlomba-lomba untuk menjalankan ibadah sepanjang hari. 

Adapun amalan-amalan yang dianjurkan dilakukan pada 10 kedua bulan Ramadhan antara lain membaca Al-Qur’an, memperbanyak ibadah sunah, sedekah, dzikir dan doa.

Membaca Al-Qur’an

Umat islam dianjurkan membaca Al-Qur’an baik pada pagi, siang, atau sore hari. Sangat baik jika di bulan Ramadhan seorang muslim dapat mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali.

Memperbanyak Ibadah Sunah

Memperbanyak ibadah sunnah bisa dilakukan untuk mendapat rahmat dari Allah SWT. Adapun ibadah sunah yang dapat dilakukan antara lain shalat tarawih, shalat witir, shalat dhuha dan shalat tajahud.

Memperbanyak Sedekah

Sedekah adalah salah satu amalan yang dicintai oleh Allah SWT. Hal ini terlihat banyaknya ayat-ayat dalam Al-Qur-an yang menyebutkan tentang sedekah.

Sedekah memberikan banyak manfaat, salah satunya dihapuskannya dosa-dosa, seperti yang tercantum dalam hadits Tirmidzi.

“Sedekah merupakan ibadah yang istimewa, ia dapat memudahkan kita dalam menghapus dosa-dosa. Rasulullah SAW pernah bersabda “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api. (HR. At-Tirmidzi).

Perbanyak Dzikir

Dzikir adalah suatu perbuatan yang ditujukan untuk mengingat Allah SWT dalam bentuk ucapan lisan.

Dalam suatu dzikir terdapat pujian, rasa syukur dan doa kepada Allah SWT. Dzikir dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Semakin banyak mengingat Allah SWT, maka seroang muslim dapat semakin terjaga dari perbuatan buruk.

Perbanyak Doa

Berdoa adalah saat dimana seorang hamba bisa berkomunikasi langsung dengan Allah SWT. Doa ditujukan untuk memohon dan meminta segala sesuatu kepada penciptaNya.

Salah satu waktu dimana doa diijabah adalah saat berpuasa di bulan Ramadhan, seperti yang tercantum pada hadits di bawah ini.

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa, akan dikabulkan,” hadits Jabir bin ‘Abdullah (HR. Al-Bazaar).

Sementara Al-Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid 10: 14 menjelaskan bahwa orang-orang yang menjalankan ibadah puasa doanya diijabah oleh Allah SWT.

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.”

Doa dapat dipanjatkan ketika adzan berkumandang, saat sahur, sebelum terbit fajar, sebelum matahari terbenam, saat berbuka puasa dan saat malam lailatul qadar.(put)

Sumber tvonenews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *