18 Juli 2024
Bagikan Artikel

Setiap orang pasti pernah merasakan jantungnya berdebar-debar. Penyebab dari jantung berdebar yang paling umum adalah karena gugup. Namun pernahkah merasakan jantung berdebar-debar setelah bangun tidur? Melansir dari healthline, ternyata ada beberapa penyebab mengapa jantung berdebar-debar ketika bangun tidur.

Bangun dengan jantung berdebar dapat membuat tidak nyaman, tetapi belum tentu hal tersebut merupakan pertanda adanya penyakit serius. Jantung berdebar atau palpitasi sangat umum dan biasanya tidak berbahaya.

Ada banyak kemungkinan penyebab detak jantung berdebar di pagi hari saat bangun tidur. Berikut gejala umum dan gejala lain yang harus diwaspadai:

Stres dan Cemas
Stres dan cemas memicu pelepasan hormon stress yang pada akhirnya dapat menyebabkan detak jantung dan tekanan darah meningkat. Semakin seseorang merasakan cemas, maka akan semakin sering merasakan jantung berdebar. Tidak hanya ketika bangun tidur, tetapi juga ketika tidur.

Jika anda mengalami depresi atau berada di bawah banyak tekanan dan stres, anda mungkin akan terbangun dengan jantung berdebar dari waktu ke waktu.

Selain jantung berdebar, gejala kecemasan umum lainnya meliputi

  • napas cepat atau sesak napas
  • kesulitan berkonsentrasi
  • kegelisahan
  • kekhawatiran berlebihan
  • sulit tidur

Dehidrasi
Kurang cairan atau dehidrasi bisa menyebabkan jantung berdebar-debar setelah bangun. Harvard Medical School mencatat jika seseorang mengalami dehidrasi, salah satu gejalanya yaitu aliran darah dan detak jantung semakin meningkat. 

Hal tersebut disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat karena tubuh kekurangan cairan. Kemudian kadar elektrolit di dalam tubuh juga rendah. Maka seseorang akan mengalami jantung berdebar.

Mengkonsumsi alkohol sebelum tidur
Jika anda bangun dengan jantung berdebar kencang setelah minum alkohol, kemungkinan Anda sudah minum terlalu banyak.

Minum alkohol meningkatkan detak jantung. Semakin banyak anda minum, semakin cepat jantung anda berdetak. Sebuah studi baru-baru ini mengkonfirmasi bahwa pesta minuman keras dan penggunaan alkohol berat jangka panjang dikaitkan dengan berbagai jenis aritmia jantung, terutama sinus takikardia.

Takikardia adalah kondisi jantung yang berdetak melebihi 100 kali per menit. Takikardia dapat terjadi sebagai respons dari kondisi normal, penyakit, atau gangguan irama jantung (aritmia).
Normalnya, jantung berdetak 60–100 kali per menit. Jika detak jantung lebih dari 100 kali per menit, kondisi itu disebut takikardia.

Selain itu, anda mungkin juga akan memiliki gejala lain, seperti sakit kepala, nyeri otot, mual, dan pusing. Gejala-gejala ini akan hilang saat mabuk Anda mereda.

Konsumsi gula
Gula yang dikonsumsi setiap orang diserap ke dalam aliran darah setelah melewati usus kecil. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Keadaan ini menandakan pankreas melepaskan insulin dan mengubahnya menjadi energi.

Peningkatan gula darah dan energi ini akan dibaca oleh tubuh sebagai stres, yang memicu pelepasan hormon stres. Tidak hanya jantung yang berdebar kencang, anda juga akan mulai berkeringat. Gula olahan bukan satu-satunya penyebab. Karbohidrat seperti nasi, roti putih, dan pasta, dapat memiliki efek yang sama, terutama pada penderita diabetes.

Anemia
Anemia terjadi ketika hanya terdapat sel darah merah yang sehat di tubuh anda untuk meambawa jumlah oksigen yang dibutuhkan organ dan jaringan tubuh untuk bekerja dengan baik. Anemia dapat terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup darah merah. 

Tidak hanya membuat irama jantung yang tidak normal, anemia juga menyebabkan:

  • kelelahan
  • kelemahan
  • sesak napas
  • sakit kepala

Dehidrasi
Dehidrasi adalah kondisi tubuh ketika kehilangan banyak cairan dari yang dibutuhkan. Ketika tubuh anda kehilangan banyak cairan, sel dan organ dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Dehidrasi bisa ringan atau berat. Jika tidak segera ditindaklanjuti, dapat menyebabkan komplikasi yang serius.


Gejala umum dehidrasi ringan adalah:

  • mulut kering
  • rasa haus yang meningkat
  • buang air kecil berkurang
  • sakit kepala

Gejala dehidrasi berat meliputi:

  • rasa haus yang berlebihan
  • detak jantung cepat
  • pernapasan cepat
  • tekanan darah rendah
  • kebingungan

Kapan harus ke dokter?
Jantung berdebar yang hanya terjadi sesekali dan tidak berlangsung lama biasanya tidak perlu dievaluasi. Namun segera temui dokter jika anda memiliki riwayat penyakit jantung atau memiliki gejala serangan jantung seperti berikut jantung berdebar kencang, nyeri dada, dan pusing.(awy)

Sumber tvonenews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *