18 Juli 2024
Bagikan Artikel

Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menyediakan 48 kapal melayani penyeberangan Jawa-Bali angkutan Lebaran 2022. Sebanyak 28 kapal bakal beroperasi, sisanya merupakan kapal cadangan ketika arus mudik lebaran membludak.
Hal tersebut terungkap saat menggelar rapat koordinasi (rakor) angkutan lebaran tahun 2022, Rabu (20/4/2022). Rakor digelar di kantor ASDP Ketapang melibatkan seluruh unsur terkait mulai polisi, TNI, TNI, KSOP, Basarnas, Dinas Perhubungan, BPTD, Satpol PP. Rakor tersebut juga dihadiri stake older dari Kabupaten Jembrana yang membawahi Pelabuhan Gilimanuk.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, Hasan Lessy mengatakan seluruh instansi terkait siap terlibat mensukseskan Angkutan Lebaran 2022. ASDP menyiapkan 48 armada kapal dan 4 di antaranya saat ini masih menjalani doking.

“Dari 44 kapal yang ada tersebut, yang dioperasikan setiap hari sejumlah 28 armada. Sedangkan 16 kapal lainnya sebagai cadangan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Dia menjelaskan, di Pelabuhan Ketapang, terdapat 8 dermaga. Dari jumlah itu 7 dermaga berpasangan dengan Pelabuhan Gilimanuk dan satu dermaga berpasangan dengan Pelabuhan Lembar. Dia menegaskan dermaga siap, kapal penyeberangan pun siap.

“Ada pula dermaga yang nantinya menampung arus mudik dari Bali ke Jawa atau sebaliknya. Ada 8 yang kita siapkan,” tambahnya.

Berbagai persiapan telah dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan angkutan lebaran di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk berjalan aman dan lancar. Berbagai fasilitas seperti musala, ruang tunggu, toilet juga telah disiapkan.

Hasan Lessy mengungkapkan bahwa saat ini tengah dilakukan perbaikan dermaga MB 1 mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan saat berlangsungnya angkutan lebaran.

“Tapi kami pastikan, pengerjaan dermaga MB 1 selesai pada 22 April 2022 mendatang,” ungkap Hasan.

Ardian Fanani – detikJatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *