17 Juli 2024
Bagikan Artikel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti masyarakat, agar tetap waspada terhadap ancaman virus Covid-19. Menurut dia, meski pelonggaran protokol kesehatan sudah merata namun belakangan angka kasus positif kembali meningkat.

“Kita belum sembuh dari Covid, Covid masih ada sekarang ini,” wanti Jokowi saat pidato pembuka Kongres Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), seperti dikutip daring, Kamis (23/6/2022).

Jokowi merinci, pada dua pekan lalu angka kasus positif Covid-19 skala nasional masih berada di 200-300 per hari. Namun, laporan diterima presiden dalam dalam 5 hari terakhir, sudah melonjak menjadi ke 1.200 kasus per hari.

Jokowi menambahkan, selain pengendalian Covid-19, pemerintah juga masih terus berjibaku dalam pemulihan ekonomi negara akibat dampak pandemi. Jokowi menyatakan, dampak paling dirasakan akibat hal itu adalah meningkatnya harga pangan. Tidak hanya di Indonesia, bahkan merata di seluruh dunia.

“Harga pangan di semua negara naik, harga energi di semua negara naik. Inflasi di semua negara naik semuanya,” urai Jokowi.

Diberitakan, transmisi atau penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat kembali meningkat. Ini menyebabkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 1.985, sehingga total kumulatif menjadi 6.072.918.

Sebagai informasi, Data dilaporkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hari Rabu 22 Juni 2022 pukul 15.50 WIB oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, terjadi peningkatan 1.296 kasus positif Covid-19 terjadi dalam 24 jam terakhir.

Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 82.844 spesimen. Ada 26 provinsi yang menyumbang kasus positif Covid-19 hari ini. Namun, tiga provinsi di antaranya mengontribusi angka tertinggi yakni DKI Jakarta 1226, Jawa Barat 292, dan Banten 214.

Selain kasus positif, kematian akibat Covid-19 hari ini sebanyak 2 orang. Total kumulatif kasus kematian sebanyak 156.702. Pasien sembuh dari virus SARS-CoV-2 itu juga meningkat 687, sehingga totalnya menjadi 5.904.825. Kasus aktif Covid-19 ikut bertambah, yakni 1.296 sehingga totalnya sebanyak 11.391 pasien.

Sumber liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *