14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Purwakarta – Tabrakan beruntun melibatkan 17 kendaraan terjadi di ruas tol Cipularang, Purwakarta. Bus yang diduga pemicu kecelakaan tersebut sempat oleng hingga menabrak kendaraan lain.
“Saya duduk di belakang, tiba-tiba nabrak bisnya oleng, saya lagi makan di belakang, Ya nabrak, kurang tau berapa (jumlah bis),” ujar Ayi salah satu penumpang yang tengah menunggu bus pengganti dari pihak perusahaan bis itu, di GT Jatiluhur, Senin (27/06/2022).

Ayi tidak bisa memastikan jika bus mengalami tanggung fungsi rem atau gangguan lainnya yang vital pada bus tersebut. Ia hanya mengetahui bus oleng kemudian menabrak.

“Dari perjalanan belum oleng (berangkat), tiba-tiba aja benturan. Kalo untuk fungsi rem saya kurang tau,” katanya.

Keterangan itu pun dipertegas oleh pengendara lain yang menjadi korban tabrakan. Ia menjadi kendaraan ketiga tertabrak bus PO. Laju Prima dari arah Bandung menuju Jakarta.

“Kata saksi mata bis itu udah blong remnya sempat oleng juga, katanya dari skill juga kernetnya sudah ke belakang ngasih tahu sudah blong remnya,” ucap Deden Hidayat ditemui di IGD Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.

Posisi kendaraan yang dikendarai Deden berada di lajur satu dekat dengan bahu jalan, kendaraan tertabrak hingga ringsek dengan posisi akhir berbalik arah.

“Posisi saya dekat pembatas jalan sebelah kiri, mobil saya sampai kebalik,” katanya.

Kepala Induk PJR Tol Cipularang AKP Denny Catur mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Termasuk mengecek kondisi bus yang diduga menjadi pemicu tabrakan beruntun itu. Adapun penyelidikan dilakukan oleh Satlantas Polres Purwakarta.

“Sampai saat ini yang terdata 17 kendaraan, yang terlibat yang minibus ada beberapa, tadi kita data namun ada satu kendaraan bus yang diduga sampai saat ini kita telusuri dulu apakah ada gangguan, kita cek kembali pada saat penyelidikan,” ujar Denny.

Seperti diketahui, tabrakan beruntun berlangsung di ruas tol Cipularang. Sebanyak 17 kendaraan terlibat dalam insiden tersebut. Peristiwa itu menyebabkan empat orang mengalami luka berat dan belasan lainnya dirawat di RS.

Sumber Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *