14 Juli 2024
Bagikan Artikel

BANYUWANGI – Sebagai bagian dari mengangkat potensi dan hasil eksplorasi anak didik diakhir tahun pelajaran 2021/2022, melaksanakan pelepasan dan wisuda tahfidz siswa kelas 6. Rangkaian akhir program pendidikan kepada siswa kelas 6 ini merupakan pelepasan angkatan ke 59 SD Muhammadiyah 2 Pakisduren Banyuwangi, Sabtu (25/06/2022).

Mengambil tempat dihalaman sekolah, suasana haru nampak mewarnai pelaksanaan pelepasan bagi siswa kelas 6 dan wisuda tahfidz juz 29, 30. Kemeriahan tampilan bebebrapa ektra kegiatan sekolah serta berbagai prosesi mengiringi acara yang dihadiri oleh wali murid kelas 6, Ketua PCM Pakisduren, Dikdasmen PCM, Kepala Satuan Koordinator Wilayah Pendidikan, dan perwakilan yang menjadi mitra dinatur sekolah.

Pelepasan diawali dengan prosesi kirab wisudawan kelas 6, sebanyak 30 siswa berjalan memasuki area wisuda. Acara dilanjutkan dengan penyerahan kembali dari sekolah untuk siswa kelas 6 yang telah selesai belajar kepada orang tua yang diwakili oleh Komite Sekolah, dan penandatanganan komitmen bersama dari berbagai mitra luar selaku sponsorship untuk mengembangkan SD Muhammadiyah 2 Pakisduren. 

“Mewakili penyelenggara pendidikan di sekolah ini, kami merasa optimis bahwa SD ini memiliki potensi dari siswa, wali murid, dan mitra sekolah. Dan hal ini bisa dikembangkan dan dieksplore lebih luas yang pada akhirnya bersama-sama berkomitmen untuk memajukan sekolah ini,” ucap Ilham Sujatmiko, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Pakisduren.

Lebih lanjut Ilham memberikan pesan kepada para siswa yang telah selesai belajar di sekolah dasar ini untuk tidak bosan-bosannya terus menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu kepada para wali murid juga diharapkan untuk terus mendampingi putra-putrinya dalam berjuang menggali ilmu lebih banyak dan mengukir prestasi sebaik mungkin sebagai bekal masa depan generasi akan datang.

Bersamaan dengan pelepasan siswa juga dilakukan wisuda tahfidz bagi mereka yang telah dinyatakan bisa mencapai hafalan Al-Qur’an Juz 29 dan 30. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya membimbing siswa dengan ilmu pengetahuan, namun juga dibekali dengan bekal agama yang kuat, sehingga berbanding lurus antara prestasi akademik dan prestasi non akademik.

Hal yang sama disampaikan oleh salah seorang wakil wali murid, merasa senang dengan telah selesai putranya menyelesaikan belajar di SD Muhammadiyah 2 Pakisduren. Sebab selama dua tahun kemarin banyak belajar secara daring namun hasil pembelajaran sangat memuaskan. Selain itu adanya pelajaran aqidah islam dan akhlak menjadikan putranya terkendali baik dirumah maupun disekolah.

“Alhamdulillah kami sebagai orang tua melihat perkembangan anak sangat signifikan, semakin disiplin dalam berbagai hal, lebih mandiri. Hal ini tidak lepas dari bimbingan para guru di SD Muda ini, dan berharap untuk tahfidz Qur’annya bisa berlanjut ke juz lain yang lebih banyak,” ucap Ikrima Amalia orang tua dari Yazid Takmaludin Muhammad. (Rizkie Andri)

Reporter rizkie andri

Sumber beritabanyuwangi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *