14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Jakarta – Demo massa BEM Seluruh Indonesia (SI) yang memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (Jakpus), ricuh. Massa menerobos kawat berduri.
Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (8/9/2022), sekitar pukul 14.40 WIB, massa tampak menginjak kawat berduri. Separator yang terpasang pun digulingkan oleh massa aksi.

Massa juga meneriakkan penolakan terhadap kenaikan harga BBM. Mereka meminta pemerintah menurunkan harga BBM.

“Kawan-kawan, bicara pada rakyat Indonesia, saksikan hari ini, kami dari aliansi BEM Indonesia turun ke jalan. Mari kita satukan orasi kita, kita menolak kenaikan harga BBM,” kata salah satu orator.

“Hidup rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Terlihat dua lapis kawat berduri yang terpasang dirobohkan massa. Mereka memaksa menuju Istana.

3 Titik Massa
Sejumlah elemen massa aksi memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka menuntut pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan detikcom di lokasi Kamis (8/9/2022), pukul 14.18 WIB, terlihat massa aksi semakin memadati Patung Kuda. Terdapat tiga aksi di Patung Kuda.

Massa BEM SI tampak berada di sisi sebelah kiri di Jl Medan Merdeka Barat. Sementara itu, di sisi kanan terdapat massa aksi dari GMNI.

Kemudian, di bagian tengah jalan, terdapat massa aksi lain. Ketiga massa aksi sama-sama menuntut penolakan kenaikan harga BBM.

“Hari ini kami berdukacita karena kematian rasa keadilan di negeri ini. Oleh karena itu, kita selaku kaum muda, mahasiswa, membela hak-hak rakyat kita yang ditindas oleh oligarki negeri ini,” kata salah satu orator BEM SI.

Sementara itu, terlihat arus lalu lintas di Jl Budi Kemuliaan dan Jl MH Thamrin menuju Jl Medan Merdeka Selatan terpantau padat. Petugas kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi.

Sedangkan di Jl Medan Merdeka Barat, terlihat sejumlah kawat berduri dipasang. Arus lalu lintas di kedua arah pun telah ditutup.

Sumber detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *