17 Juli 2024
Bagikan Artikel

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar kontes ikan Koi. Lebih dari 1.200 ekor ikan koi siap “bertanding” dalam Banyuwangi Young Koi Show 2022 yang digelar selama 3 hari, 23-25 September 2022 di Hotel Surya Jajag, Banyuwangi.

Adapun peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Jakarta, Bandung, hingga Bali.

Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah hadir dalam kontes ikan koi tersebut. Sugirah menyebut jika kontes koi ini memberikan angin segar bagi perkembangan bisnis ikan koi. Tak hanya sekedar hobi, ikan koi ini juga menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan, mengingat harga ikan koi yang bisa menembus puluhan bahkan ratusan juta.

“Bisnis ikan ini peluangnya besar, termasuk usaha ikan Koi. Maka, Banyuwangi Young Koi Show menjadi agenda yang bagus untuk mengembangkan bisnis ikan koi dan sebagai upaya edukasi,” ujar Sugirah.

Sugirah berharap, kontes ikan koi yang telah digelar dua kali di Banyuwangi ini bisa ditangkap sebagai peluang untuk mengembangkan usaha koi. Dan dia berharap, agenda kontes ikan koi digelar ajeg di Banyuwangi, sebagai upaya untuk mempromosikan Banyuwangi ke daerah lain di Indonesia.

“Terima kasih kepada Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Banyuwangi. Semoga ini bisa kita wujudkan menjadi agenda tahunan di Banyuwangi. Sehingga bisa menjadi barometer dan daya tarik bagi wisatawan, terutama pecinta koi, untuk datang ke Banyuwangi, “kata Sugirah.

Dalam kesempatan itu, Sugirah menyempatkan diri berkeliling menyaksikan ikan koi yang dikonteskan. Koi-koi tersebut tengah dinilai oleh para juri dari APKI yang berjumlah 8 orang.

“Semuanya bagus, sehat dan ukurannya besar. Bahkan harganya sangat mahal. Saya sampai bingung kalau ditanya mana yang layak menjadi pemenang,” tandas Sugirah.

Sugirah kemudian menunjuk 2 ikan pilihannya dari jenis Sanke dan Kohaku. Ternyata setelah dilakukan penilaian oleh juri, kedua ikan yang dipilih Sugirah tersebut keluar sebagai pemenang Grand Champion dan Runner Up Grand Champion.

Sementara itu, Ketua Umum APKI, Santoso menyambut baik penyelenggaraan event di Banyuwangi.

“Harapannya Banywuangi sudah mulai dikenal sebagai lokasi kontes ikan koi di Indonesia. Akan ada banyak manfaatnya,” kata Santoso. 

Panitia event, Slamet Sarjono menyebut terdapat 1.208 ikan yang mengikuti kontes ikan tersebut. Mereka memperebutkan tropi Gubernur Jawa Timur, sertifikat dan hadiah uang senilai puluhan juta rupiah.

“Setelah sempat vakum karena pandemi, kini kontes ikan koi mulai bergeliat lagi. Meski tidak sebanyak pandemi, namun jumlah peserta kontes kali ini 1.208 ikan yang didatangkan dari dari 87 kabupaten/kota di Indonesia,” ujar Slamet Sarjono. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *