17 Juli 2024
Bagikan Artikel

BANYUWANGI – Setelah absen dua tahun akibat pandemi, ‘Fishing Festival’ kembali digelar oleh Pemkab Banyuwangi. Lebih dari 540 para mancing mania dari berbagai kota di Indonesia mengikuti kompetisi mancing yang digelar di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Minggu (25/9/2022).

Fishing Festival ini tidak hanya diikuti peserta dari Banyuwangi saja. Tapi, animo para angler (pemancing) juga datang dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Lombok, Surabaya, Madura, hingga Sumatera.

“Ternyata peserta kali ini yang ikut kompetisi memancing melebihi festival sebelum pandemi, bahkan ada yang dari Sumatera,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir dalam acara tersebut.

Menurut Ipuk, festival mancing ini adalah bagian dari pengembangan sport tourism di Banyuwangi. Pantai Grajagan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia ini dikenal sebagai spot pancing ikan karang terkenal di Indonesia.

“Banyuwangi punya garis pantai terpanjang di Jawa Timur, potensi baharinya sangatlah besar. Gelaran Banyuwangi Fishing Festival adalah upaya kami meningkatkan minat wisatawan, utamanya para angler seluruh nusantara,” kata Ipuk.

Hadir pula angler kenamaan Indonesia yang juga host program Mancing Mania, Cepi Yanwar. Menurutnya, potensi ikan tangkap di Banyuwangi sangat variatif dan melimpah.

“Kita bisa lihat para angler dapat berbagai macam ikan tangkapan besar dari Belitong, Kerapu sampai Barakuda. Saya merasa senang bisa kumpul komunitas pemancing Indonesia di Pantai Grajagan ini,” ujar Cepi.

Salah satu peserta, Suhartono (30) asal Surabaya mengaku senang bisa mengikuti lomba memancing di Banyuwangi. Apalagi Pantai Grajagan yang merupakan laut lepas Samudera Indonesia sudah terkenal dengan tantangan strike jenis karang.

“Pingin ikut, sekalian ngumpul silaturahmi dengan teman-teman komunitas angler. Nih saya juga liburan ajak keluarga ke Banyuwangi,” jelas Hartono.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Alief Rahman Kartiono menjelaskan Banyuwangi Fishing Festival diikuti 108 tim yang sebagian besar dari luar Banyuwangi.

“Pesertanya melebihi ekspektasi. Sebelumnya kami hanya menargetkan 90 tim, ternyata yang mendaftar hingga 108 tim dengan total peserta 540 orang. Spotnya memang terkenal menantang karena tantangan jenis strike karang,” kata Alief.

Hasil tangkapan terbesar pada lomba mancing ini diperoleh tim Kuman dengan hasil tangkapan ikan Belitong seberat 11,7 kg. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *