17 Juli 2024
Bagikan Artikel

Pemenang program Pahlawan Digital 2022 ditargetkan membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) setiap bulannya.  Hal ini disampaikan Staf Khusus Presiden sekaligus inisiator Pahlawan Digital, Putri Tanjung dalam konferensi pers usai menghadiri acara Kick Off Pahlawan Digital UMKM, di M Bloc Space, Jakarta Selatan, pada Senin (3/10/2022). “Pahlawan Digital ini memiliki Key Performance Index (KPI), yang mana setelah keluar dari Pahlawan Digital harus berkontribusi untuk lebih banyak UMKM dan itu setiap bulannya akan kita tagih, ada berapa banyak UMKM yang bertambah dan dibantu,” ungkap Putri. Program KemenkopUKM yang bekerja sama dengan beberapa kolaborator ini membidik inovator muda yang memiliki start up untuk mendukung UMKM agar terdigitalisasi. Dukungan dan solusi berbentuk platform start up dari peserta Pahlawan Digital terhadap UMKM ini diharapkan dapat mengakomodir semua proses berbisnis dari awal hingga akhir. “Makin banyak platform dan teknologi ini bukan hanya platform e-commerce. Banyak sekali solusi-solusi untuk UMKM, dari proses pembukuan sampai proses operation, marketing dan tahun ini lebih fokus lebih localized dan kami berharap dampaknya lebih besar lagi,” jelas Putri.

Nantinya, tim akan mengkurasi hingga 10 besar peserta yang berkesempatan untuk pitching di depan para modal ventura, kementerian lain dan pihak swasta yang berpotensi melakukan pendanaan. Terkait target per bulan bagi para Pahlawan Digital, Menteri KemenKopUM Teten Masduki mendukung penuh agar wacana 30 juta UMKM terdigitalisasi dapat direalisasikan secepatnya. “Semakin banyak platform digital baik itu marketplace, aplikasi digital yang membantu proses bisnisnya. Itu akan memperepat proses digitalisasi, karena untuk target 30 juta itu kan ekosistemnya perlu dipersiapkan salah satunya saya kira dari kegiatan Pahlawan Digital ini,” tutup Teten, mengakhiri sesi konferensi pers.

Sumber kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *