18 Juli 2024
Bagikan Artikel

Nelayan yang hilang karena tersambar petir di Banyuwangi akhirnya ditemukan. Nelayan yang tenggelam disambar petir itu ditemukan para relawan dalam keadaan tewas.

Mujiono (40), ditemukan oleh para relawan di Perairan Rajegwesi Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu (16/11/2022). Jasad Mujiono ditemukan sekitar dua mil dari lokasi korban saat dikabarkan hilang Sabtu 12 November 2022.

“Tenggelam saat mencari ikan di bibir pantai kurang lebih 2 mil dari Pantai Rajegwesi Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran,” ujar Kapolsek Pesanggaran AKP Basori Alwi kepada wartawan

Jasad korban ditemukan oleh tim Basarnas, FPRB Desa Sarongan beserta relawan melakukan pencarian terhadap nelayan yang tenggelam pada Sabtu 12 November 2022 itu.

Setelah melakukan pencarian terhadap korban selama beberapa hari, tim gabungan berhasil menemukan korban Mujiono terapung di laut yang berjarak sekitar 2 mil dari bibir Pantai Rajegwesi.

“Setelah itu relawan Tugino dan Hadi yang menemukan korban langsung membawa ke pinggir pantai dan dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Basori.

Selanjutnya korban tidak dilakukan pemeriksaan tubuh karena pihak keluarga tidak berkenan. Korban kemudian langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan secara layak.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk tidak melakukan aktivitas melaut saat kondisi cuaca buruk. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Kami harap masyarakat maupun nelayan tidak aktivitas di laut kalau cuaca buruk. Semoga ini kejadian terakhir dan tidak terulang,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan di Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi dikabarkan hilang di wilayah perairan sekitar pantai Rajegwesi. Nelayan tersebut diduga tersambar petir saat akan menyalakan lampu keramba yang berada di sekitar perairan Pantai Rajegwesi.

Nelayan tersebut adalah Mujiono (39) warga Kampung Nelayan Rajegwesi, Desa Sarongan, Pesanggaran. Korban hilang pada Sabtu sore (12/11/2022). Pada sore itu, kondisi wilayah perairan Pantai Rajegwesi sedang diterjang hujan lebat disertai kilatan petir.

Korban pada saat itu berlayar bersama dengan temannya. Hilangnya korban terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Mujiono beserta kawannya yang belum tahu identitasnya berangkat menuju keramba untuk menyalakan lampu.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *