18 Juli 2024
Bagikan Artikel

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi mengapresiasi kadet taruna/taruni Akademi Angkatan Laut (AAL), yang sigap saat mengevakuasi korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara 1.

“Pemkab Banyuwangi berterima kasih atas kesigapan para taruna AAL yang sigap dalam membantu mengevakuasi penumpang KMP Mutiara Timur,”  kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (19/11/2022). 

Sebelumnya, KM Mutiara Timur I berlayar dari Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Lembar Lombok. Dibtengah perjalanan, kapal tersebut terbakar sebwlum sampai di tujuan. 

Saat KMP Mutiara Timur terbakar, pada Rabu (17/11/2022), Kapal Angkatan Laut (KAL) Kadet 6, KAL Kadet 7 sedang berpatroli melakukan pengamanan presidensi KTT G20 di Selat Bali. 

Mengetahui KMP Mutiara Timur terbakar, kapal yang berisi para taruna AAL tersebut langsung mengevakuasi korban. Sekitar 250 penumpang berhasil dievakuasi, ditambah bantuan personil dari KRI R.E Martadinata-331, dan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Atas aksi heroik mereka, sekitar 120 taruna AAL tersebut diundang di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (18/11/22) malam. 

“Sekali lagi terima kasih atas aksi penyelamatannya,” kata Ipuk.

Sementara Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori menambahkan, salah satu kegiatan yang dilaksanakan ketika proses simulasi tanggap darurat adalah evakuasi bencana.

“Sebelumnya telah dilakukan simulasi evakuasi penumpang memakai rigid boat ke darat dan ada juga simulasi evakuasi ke kapal yang menerima sinyal darurat. Yang lebih istimewa adalah para kadet yang sigap melaksanakannya,” puji Ansori.

Ansori berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para kadet untuk terus berbakti pada NKRI.

“Ini jadikan motivasi untuk terus mengabdi pada NKRI. Tindakan kalian ini akan tercatat dalam sejarah,” pungkas Ansori. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *