17 Juli 2024
Bagikan Artikel

beritabanyuwangi.com – Dalam rangka evaluasi kegiatan belajar mengajar pada peserta didik, SMA Muhammadiyah 3 Genteng Banyuwangi, Jawa Timur melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS). Namun kali ini ada yang berbeda dengan sekolah lain, jika biasanya menggunakan kertas, pada pelaksanaan ujian semester genap ini telah berbasis komputer atau yang disebut Computer Base Test (CBT), Rabu (07/12/2022).

Pagi itu sebelum masuk kelas dan melaksanakan ujian, siswa kelas 10 dan 12 berbaris rapi untuk melakukan persiapan sekaligus pemeriksaan kelengkapan ujian akhir semester genap. Setelah itu mereka masuk kelas dan dimeja masing-masing siswa menghadap komputer yang disediakan sekolah, karena pada tahun ini sekolah sudah tidak lagi menyiapkan kertas atau PBT (Paper Based Test) sebagai media untuk penilaian akhir semester.

Sistem yang pertama kali digunakan untuk PAS ini dilakukan selama 9 hari mulai 28 November – 8 Desember 2022, dimana dilaksanakan selama tiga sesi dalam seharinya. Jam 08.00-10.00 WIB CBT untuk kelas 10, dilanjutkan 10.00-12.00 WIB untuk kelas 11 dan 13.00-15.00 kelas 12. Hal ini merupakan yang pertama diterapkan dan belum banyak sekolah lain di Banyuwangi yang memanfaatkan. 

“Pemanfaatan teknologi komputer yang digunakan untuk penilaian akhir semester (PAS) ini kami terapkan sebagai bagian dari peningkatan SDM baik untuk guru pembina maupun kepada siswa didik kami. Selain itu input nilai akan jauh lebih cepat dan menghindari peluang siswa untuk saling mencontek sangat tipis karena soal teracak oleh sistem,” ucap Citra Kumalasari, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Genteng Banyuwangi.

Bu Citra panggilan akrabnya menambahkan, dengan menerapkan penilaian berbasis CBT ini lebih efisien dalam penggunaan kertas, problem pemborosan kertas yang selama ini dialami juga bisa diatasi dan lebih ekonomis. Dan yang lebih penting lagi adalah penggunaan dan pemeliharaan perangkat komputer yang digunakan bisa lebih terkontrol dibanding selama ini hanya satu kali dalam setahun saat UNBK saja.

Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua tim IT dan aplikasi, Eko Pramesti Sumarto, S.Mat, penilaian berbasis CBT sudah disimulasikan 2 tahun yang lalu, namun masih untuk kelas 12 saja bersamaan dengan selesainya UNBK (ujian nasional berbasis komputer). Dan setelah itu perangkat tidak lagi digunakan, maka sekolah bersama tim membuat desain aplikasi untuk PAS yang nantinya akan terus bisa dimanfaatkan setiap semester bisa digunakan untuk ujian semester oleh semua siswa kelas 10, 11 dan 12.

“Kita bentuk tim untuk kemudian membuat desain aplikasi secara custom sesuai kebutuhan ujian sekolah sendiri, jika sekolah lain biasanya kerjasama dengan vendor luar. Setelah itu masing-masing guru membuat input soal dan koreksi atau penilaian sekaligus analisis soal, jadi begitu selesai ujian akan bisa diketahui nilai tiap siswa berikut analisisnya,” ujar Eko Sumarto yang juga sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Program Penilaian Akhir Semester (PAS) berbasis CBT yang diterapkan oleh SMA Muhammadiyah 3 Genteng Banyuwangi mendapat apresiasi positif dari Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi. Mengingat baru pertama kali diaplikasikan, dan belum ada sekolah dilingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pendidikan diseluruh Banyuwangi yang menggunakan, kedepan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dan bisa dikembangkan disekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di Banyuwangi.

“Kami sangat bangga dan mendukung dengan apa yang sudah diterapkan disekolah ini, bahwa penilaian berbasis computer ini diharapkan agar semua elemen sekolah yang terlibat akan lebih siap menghadapi tantangan zaman kedepannya,” jelas Drs. Syairofi, M.Ed, Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi. (Rizkie Andri).

Sumber beritabanyuwangi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *