14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi melarang penggunaan petasan atau kembang api saat malam pergantian tahun di Kawah Gunung Ijen. Hal tersebut dilakukan demi keamanan bersama, terutama menjaga ekosistem gunung yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso itu. Selidiki Penyebab “Yang dilarang adalah menyalakan kembang api atau jenis petasan lainnya,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Purwantono, Selasa (27/12/2022). Selaku pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, BKSDA bersama polisi akan bersiaga di pos penjagaan serta melakukan razia petasan. “Nantinya dari polsek ada yang stand by di posko,” ujarnya. Menurut Purwantono, alasan pelarangan itu karena TWA Ijen adalah kawasan konservasi. “Supaya tidak menggangu ekosistem flora dan fauna yang ada,” ucapnya.

Meski dilarang menyalakan petasan maupun kembang api, tetapi BKSDA tidak melarang wisatawan mendaki ke kawah. Hanya saja, pendakian dilakukan pada pukul 02.00 WIB. Sehingga saat malam pergantian tahun, wisatawan masih berada di Pos 1 Paltuding. “Tetap kami perbolehkan naik, tapi terkait aturan mohon untuk dipatuhi,” ungkap Purwantono. Selain itu, BKSDA mengingatkan wisatawan agar tetap menjaga keseimbangan alam di Ijen. Serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Sumber:KOMPAS.com



Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android:
iOS: https://aL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *