18 Juli 2024

3d rendering of Hand of sinking man on the sea. Rescue concept. Wavy sea and sky.

Bagikan Artikel

SuaraMalang.id – Liburan Imlek kemarin, Senin (22/01/2023), menjadi hari nahas bagi lima bocah di Banyuwangi Jawa Timur ( Jatim ). Mereka terseret ombak Pantai Pulau Merah saat mandi bersama.

Empat anak ketemu, sementara satu anak masih dinyatakan hilang. Sampai saat ini satu bocah hilang itu belum ditemukan. Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran.

Untuk kronologisnya, kejadian itu bermula saat mereka mandi di laut pantai tersebut. Mereka mandi secara bersama-sama dan nampak biasa saja, sampai tiba-tiba ombak besar datang.

Ombak besar ini kemudian menyeret dan menggulung kelima bocah tersebut. Empat bocah selamat, sementara satu lagi masih belum ketemu.

Anak yang bernama Deni sempat berpegang kepada Radit, saat Edo mengetahui Deni tidak kuat untuk berenang mencoba untuk menolong namun karena arus menghempaskan Edo,” demikian bunyi laporan TRC BPBD setempat Ade Setiawan.

“Ia tidak berani untuk melanjutkan dan mengetahui si Deni terseret arus,” katanya dikutip dari Menurut Ade, lokasi mereka mandi berada di luar garis batas wisata pantai Pulau Merah Banyuwangi. Hingga akhirnya membuat 5 anak terseret ombak.

“Tepatnya depan tower telkomsel kemudian terseret arus hingga mendekati Gumuk kancil, penyelamat dari live guard, adalah Sdr. Tata dan Harsono,” katanya.

Sejauh ini, pencarian dilakukan hingga sore kemarin Pukul 17.00 WIB, namun harus dihentikan. Sebab hasilnya nihil, kemudian mengingat kondisi cuaca juga sudah mulai gelap.

Sumber : suaramalang.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *