17 Juli 2024
Bagikan Artikel

Perilaku bapak dan anak di Banyuwangi benar-benar bejat. Keduanya mencabuli mahasiswi yang masih kerabatnya sendiri.

Perilaku bapak dan anak di Banyuwangi benar-benar bejat. Keduanya mencabuli mahasiswi yang masih kerabatnya sendiri. Korban berstatus cucu dan keponakan. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polresta Banyuwangi. Korban berinisial EN (17), mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota Banyuwangi, sedangkan pelaku berinisial S (60) dan AR (22). Aksi pencabulan itu bermula ketika korban tinggal bersama kakeknya, S, untuk melanjutkan kuliah. Kedatangan EN, membuat S gelap mata. Muncul niat jahatnya setelah setiap hari melihat kemolekan tubuh korban. “Sejak tinggal bersama S Maret 2022 lalu, korban mengalami tindakan asusila dari pelaku yang notabene masih berstatus kakek,” kata Kuasa Hukum korban, Ahmad Rifai, Jumat (17/2). Aksi pencabulan itu dilakukan tak hanya sekali, namun hingga puluhan kali. Hampir setiap minggu, korban dipaksa melayani nafsu bejat pelaku. “Kondisi ini terus berlangsung hingga terakhir kali pada Januari 2023 lalu. Mungkin puluhan atau bahkan bisa ratusan kali,” bebernya. Korban terpaksa bertahan karena alasan takut dan tertekan. Sebab, penguasa rumah adalah kakeknya tersebut, sedangkan korban hanya menumpang. Celakanya, dugaan asusila itu juga dilakukan oleh pamannya yang tak lain adalah anak dari kakeknya tersebut. Korban dijebak oleh AR dengan modus meminta dijemput di stasiun Banyuwangi Kota. Ternyata, hanya modus. Korban dibawa ke sebuah homestay tak jauh dari stasiun.

Korban sempat menolak dan melawan. Namun, kalah kuat. Apalagi, pelaku melakukan pengancaman. Akhirnya, korban berhasil disetubuhi. Merasa tak kuat, korban memilih keluar dari rumah kakek tersebut. “Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polresta Banyuwangi. Harapannya segera ditindaklanjuti dengan cepat,” tutupnya. (hoa/hen)

Sumber : Tvonenews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *