18 Juli 2024
Bagikan Artikel

Mendekati Hari Raya Idul Adha, pengunjung di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi terpantau masih sepi, Rabu (21/6). Tapi harga beberapa kebutuhan pokok sudah mengalami kenaikan.

Kepala Pasar Genteng 1, Sudarmanto, 56, mengatakan harga kebutuhan dapur sudah mulai ada yang naik. Tapi, kenaikan itu belum terlalu tinggi. “Biasanya kurang seminggu seperti ini sudah mulai ramai, ” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Sampai sekarang, kata Sudarmanto, jumlah pengunjung pasar masih stabil. Biasanya, pasar itu akan ramai mulai H-3 Idul Adha. Mereka itu, umumnya belanja kebutuhan dapur untuk keperluan Lebaran Kurban. “Ini masih sepi-sepi saja,” ujarnya.

Melonjaknya jumlah pengunjung pada H-3 Lebaran, terang Sudarmanto, karena ada tradisi yang biasa digelar umat muslim dengan menggelar selamatan. “Warga biasanya ramai-ramai belanja, apalagi saat Idul Adha banyak yang dapat daging,” cetusnya.

Meski masih sepi, lanjut dia, Pasar Genteng yang tersedia 400 lapak dengan pedagang aktif sekitar 50 orang itu, seperti tidak pernah kehabisan pengujung dan nyaris tidak pernah tutup. “Pasar Genteng 1 ini mulai subuh sampai malam aktif, jadi kalau dibilang sepi sebenarnya tidak juga,” ujarnya.

Salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Setiowati, 60, asal Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, menyampaikan kondisi pasar masih belum ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. “Setiap hari ada pembeli, tapi belum ada lonjakan,” katanya.

Meski belum ada lonjakan pengunjung, tapi harga bahan dapur sudah mulai merangkak naik. Menurutnya, itu biasa ketika mendekati hari-hari besar. “Sekarang harga bawang yang naik, dari  Rp 28 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram,” jelasnya.

Harga cabai rawit, jelas dia, ini malah turun. Bila sebelumnya sempat menyentuh Rp 35 ribu per kilogram, sekarang hanya Rp 27 ribu per kilogram. Untuk telur ayam mulai mengalami kenaikan. Satu kilogram telur saat ini Rp 30 ribu. “Bulan lalu sekitar Rp 28 ribu,” pungkasnya.

Editor : Agus Baihaqi

Sumber: Radar Banyuwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *