17 Juli 2024
Bagikan Artikel

“Banyuwangi  Ethno Carnival” (BEC) Tahun ini kembali memeriahkan kota banyuwangi dalam waktu sepekan penuh yakni mulai selasa 4 juli, Minggu 9 juli, dan puncak kemeriahan karnaval tersebut diadakan pada sabtu 8 juli.

Sama seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, BEC Selalu mengeksplorasi kekayaan budaya dan alam bumi Blambangan.  Pada tahun ini BEC mengusung tema “The Magic of ijen Geopark”. Tema tersebut diangkat dari kesuksesan Ijen Geopark yang telah ditetapkan sebagai bagian dari jaringan geopark dunia oleh Dewan Eksekutif UNESCO Global Geopark (UGG) di Paris, Perancis, 24 Mei lalu.

Ipuk berharap, upaya tersebut akan semakin menggaungkan keindahan dan keluhuran Banyuwangi di tingkat dunia. Oleh karna itu kemeriahan ini digelar hampir sepekan penuh , dan akan dipusatkan di taman Blambangan.

“Ada tujuh situs dari Ijen Geopark yang menginspirasi sub tema BEC tahun ini,” ungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Choliqul Ridha. Selama sepekan itu pula, berbagai situs yang terangkum dalam Ijen Geopark tersebut akan dieksplorasi. Kawasan Ijen Geopark tak hanya berfokus kepada keindahan gunung Ijen dan kawah birunya yang mempesona saja, Namun9 dengan bentang alam dan kekayaan budaya yang membentang di sekitar gunung berapi yang dikenal dengan fenomena api biru Juga.  

Selain gunung Ijen, tujuh situs pendukungnya akan dieksplorasi. Mulai Pantai Sembulungan, Pantai Parang Ireng, Pantai Sukamade, sampai Pantai Pulau Merah.  Ada pula air terjun Lider dan kawasan Taman Nasional Alas Purwo. “Beragam inspirasi itu nanti akan dituangkan dalam desain kostum karnaval yang memesona. Sebuah karnaval yang layak ditunggu,” kata Ridha. Ridha juga menambahkan, selain peragaan kostum yang diselenggarakan pada puncak acara, BEC juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain selama beberapa hari sebelumnya.

Sumber: Radar Banyuwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *