14 Juli 2024
Bagikan Artikel

Berita Banyuwangi – Acara tahunan halal bi halal Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Jakarta Raya kembali dihelat. Kali ini bertempat di Padi Sport Center, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/5/2024) dengan dibalut pagelaran seni budaya khas Banyuwangi.

Hadir ratusan warga Banyuwangi dari berbagai korwil dan pokmas. Di antaranya Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang Selatan, Tangerang Raya, dan Cilegon-Merak-Serang (Cimerang).

Sejumlah tokoh nasional berdarah Banyuwangi juga tampak hadir. Seperti Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Menteri Pariwisata 2014-2019 Arief Yahya, Bambang Sugiyono (sesepuh Ikawangi), Komjen Pol Susno Duadji (Kabareskrim RI 2008-2009), dan beberapa tokoh lainnya.

Ketua Ikawangi Pusat Mayjen (Purn) Rusdi Maksum menitipkan amanat para sesepuh Ikawangi kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. 

“Ada satu pesan dari para sesepuh Ikawangi. Jika ingin Ikawangi ini keren, maka Banyuwangi harus keren. Oleh karena itu, saya titip ke ibu bupati agar Banyuwangi bisa tetap dijaga “keren”,” pintanya.

Saat ini, lanjut Rusdi, Banyuwangi telah keren. Banyak prestasi yang telah ditorehkan. Seperti halnya ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif, kabupaten berkinerja terbaik dan sebagainya. “Ini harus dipertahankan. Agar kita sebagai orang Banyuwangi yang tinggal di luar bisa semakin lantang mengaku sebagai orang Banyuwangi,” pesannya.

Ipuk sendiri menyambut positif ajakan Ikawangi Pusat tersebut. Menurutnya, berbagai prestasi yang diraih oleh Banyuwangi saat ini adalah berkat kerja keras semua pihak. “Transformasi Banyuwangi ini, dengan seluruh prestasinya, adalah berkat kerja bersama-sama. Termasuk teman-teman Ikawangi,” tegasnya.

Untuk meningkatkan kekerenan itu, imbuh Ipuk, harus disokong oleh semua pihak. Ikawangi juga harus turut mengambil peran. “Ada banyak [Ikawangi] yang sukses. Ini bisa menjadi stimulan dan penyemangat, utamanya bagi anak-anak muda di Banyuwangi untuk berprestasi pula,” pintanya.

Ipuk juga berharap Ikawangi bisa menjadi inkubator bagi warga Banyuwangi untuk menumbuhkan jejaring ekonomi baru. Dari Banyuwangi ke berbagai kota dan negara tempat rantau. 

“Ayo kita tingkatkan pengembangan ekonomi asli Banyuwangi dengan daerah-daerah lain,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *