SEORANG Siswi SD di Banyuwangi Hamil, Jadi Korban Aksi Bejat Gurunya

Bagikan Artikel

Seorang siswi SD di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menjadi korban aksi bejat gurunya yang berinisial AM (33).

Korban diduga dinodai sang guru hingga siswi berumur 12 tahun ini hamil.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Purwoharjo, AKP Budi Hermawan membenarkan informasi tersebut.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Purwoharjo.

“Dari hasil penyidikan pelaku mengakui perbuatannya,” kata Budi, Selasa (23/5/2023).

Budi menjelaskan, perbuatan asusila itu dilakukan pelaku pada 22 November 2022, saat kondisi sekolah sedang sepi.

Oleh pelaku, korban dimintai tolong membantu mengurus berkas sekolah di ruang guru.

Selesai mengurus berkas, korban lalu diminta untuk melepas pakaian.

“Korban saat itu hanya pasrah karena tidak bisa berbuat apa-apa,” terangnya.

Mirisnya, perbuatan itu dilakukan tak hanya sekali.

Pelaku telah melakukan perbuatan bejat itu sebanyak dua kali.

“Beberapa bulan setelah kejadian itu korban merasa ada perubahan pada tubuh. Perutnya mulai membuncit,” ujar Budi.

Orangtua korban yang curiga akhirnya memeriksakan perubahan tubuh sang anak itu ke tim medis.

Saat itu, korban diketahui telah hamil.

“Oleh keluarga lalu dia didesak. Dan, ternyata mengaku telah disetubuhi gurunya,” ungkap Budi.

Mendengar itu, orangtua korban sontak tak terima.

Mereka langsung melaporkan apa yang dialami anak tercintanya itu ke Mapolsek Purwoharjo.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 76 huruf D dan atau Pasal 76 huruf E jo Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Sumber :batam.tribunnews.com

  • Related Posts

    Migrant Care Banyuwangi Gelar Dialog Publik Bahas Pencegahan Perdagangan Orang dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

    Bagikan Artikel

    Bagikan ArtikelBerita Banyuwangi – Migrant Care Banyuwangi menggelar dialog publik bertema “Peran Masyarakat terhadap Pencegahan Perdagangan Orang untuk Menghindari Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak”, Kamis (27/11/2025), bertempat di Ruang Terbuka…

    Bupati Ipuk Perkuat Implementasi Restorative Justice di Banyuwangi

    Bagikan Artikel

    Bagikan ArtikelBerita Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menandatangani nota kesepakatan Restorative Justice bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, di Surabaya, Kamis (9/10/2025). Langkah ini menjadi komitmen Pemkab Banyuwangi untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi Ditutup Saat Idulfitri 2026, Ini Jadwal dan Alasannya

    • By Luqman
    • Maret 11, 2026
    • 3 views
    Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi Ditutup Saat Idulfitri 2026, Ini Jadwal dan Alasannya

    Musrenbang RKPD 2027 Banyuwangi Dibuka Bupati Ipuk, Fokus Penguatan SDM, Hilirisasi Ekonomi, dan Infrastruktur

    • By Luqman
    • Maret 5, 2026
    • 8 views
    Musrenbang RKPD 2027 Banyuwangi Dibuka Bupati Ipuk, Fokus Penguatan SDM, Hilirisasi Ekonomi, dan Infrastruktur

    Menteri KKP Tinjau KNMP Lateng Banyuwangi, Setujui SPBN dan Bantuan Kapal Nelayan

    • By Luqman
    • Maret 4, 2026
    • 13 views
    Menteri KKP Tinjau KNMP Lateng Banyuwangi, Setujui SPBN dan Bantuan Kapal Nelayan

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Instruksikan Pengawasan Ketat Pasar Takjil Ramadan

    • By Luqman
    • Februari 28, 2026
    • 14 views
    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Instruksikan Pengawasan Ketat Pasar Takjil Ramadan

    Deklarasi Banyuwangi ASRI, Bupati Ipuk Akselerasi Program Indonesia ASRI di Grand Watu Dodol

    • By Luqman
    • Februari 19, 2026
    • 23 views
    Deklarasi Banyuwangi ASRI, Bupati Ipuk Akselerasi Program Indonesia ASRI di Grand Watu Dodol

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Minta Pasar Takjil Ramadan 1447 H Ditata dan Difasilitasi, UMKM Jadi Prioritas

    • By Luqman
    • Februari 18, 2026
    • 24 views
    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Minta Pasar Takjil Ramadan 1447 H Ditata dan Difasilitasi, UMKM Jadi Prioritas